Kurang Darah

Sesungguhnya kurang darah bukanlah penyakit, melainkan gejala dari sejumlah penyakit yang ada di belakangnya. Kurang darah dapat berarti darah berkurang baik dalam hal jumlah sel darahnya (sel darah merah, sel darah putih, sel pembeku darah) atau mungkin berkurang dalam hal kualitas sel darah merah. Satuan pengukur kualitas sel darah merah dipakai pemerah sel darah merah atau haemoglobin (Hb).

Penyakit Kurang Darah

Dengan mengukur berapa besar kadar Hb dapat diketahui apakah darah tidak tergolong anemia. Ukuran anemia tidaknya ditentukan oleh kadar Hb. Selain itu anemia juga ada yang ditentukan oleh ukuran jumlah dan sifat sel darah merahnya. Anemia kekurangan zat besi (Fe) berbeda kelainan sel darah merahnya dengan anemia kekurangan vitamin B12, folic acid atau sebab kekurangan protein. Demikian pula anemia sebab mendadak banyak mengeluarkan darah (perdarahan).

Kurang Darah

Kurang Darah

Kurang darah yang umumnya sering dialami oleh akum perempuan lebih sering jenis yang kekurangan zat besi, sebab darah secara rutin terbuang oleh keluarnya darah haid. Jadi, kalau diperiksa anemianya tergolong defisiensi zat besi. Obatnya dengan menambah tablet zat besi (sulfas ferosus).

Kurang darah umumnya menunjukkan gejala seperti keluhan lesu dan lemas, pengidap penyakit anemia, wajah terlihat pucat pasi, selaput merah mata yang lebih pucat, telapak tangan putih, begitu juga dengan warna bibir yang tidak semerah delima. Terapinya tak cukup hanya dengan menambah tablet zat besi. Sambil dinaikkan kadar Hb-nya dengan preparat zat besi, sekaligus penyebab anemianya harus dicari, lalu ditanggulangi.

Penyebab kurang darah yang paling sering terjadi adalah kekurangan unsur besi yang dibutuhkan untuk sintesa warnadarh merah. Hemoglobin in berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke semua sel tubuh.

Oksigen adalah bahan bakar dari sel-sel kita. Bila terdapat kekurangan, terjadilah perasaan kurang energi dan kita merasakan diri ini selalu lelah. Siapapun akan selalu merasakan kurang darah baik anak-anak, pria, wanita, remaj dan semua kalangan usia, termasuk ibu hamil yang juga cukup rentan kekurangan darah.

Faktor Resiko Penyakit Anemia

Beberapa faktor resiko seseorang mengalami penyakit anemia atau kurang darah adalah :

  1. Asupan gizi pada makanan yang rendah
  2. Gangguan yang terjadi pada saluran usus kecil atau juga operasi yang berkenaan dengan usus kecil
  3. Menstruasi dengan berlebihan
  4. Kehamilan
  5. Kondisi kronis misalnya seperti penyakit kanker, gagal ginjal atau kegagalan pada hati
  6. Dan akibat penyakit keturunan

Infeksi kurang darah yang terjadi akibat jenis infeksi tertenti dibagian darah dan autoimun, terkena racun kimia dan juga menggunakan beberapa jenis obat yang mempengaruhi produksi dari sel darah merah yang akan menjadi penyebab dari penyakit anemia atau kurang darah. Resiko lainnya yang terjadi adalah penyakit diabetes, alkohol dan orang yang menjadi vegetarian yang ketat serta kurangnya asupan makanan yang mengandung zat besi atau vitamin B12 di dalam makanannya.

Cara Mengatasi Kurang Darah

Dibawah ini beberapa cara mengatasi kurang darah atau anemia adalah :

  1. Konsumsi sayuran hijau
    Mengonsumsi banyak sayuran hijau untuk penderita anemia adalah salah satu cara terbaik dalam membantu meningkatkan kadar sel darah merah. Hal ini disebabkan karena sayuran hijau mengandung zat besi yang tinggi yang bisa membantu proses dari pembentukan sel darah merah. Selain itu juga sayuran hijau merupakan salah satu makanan yang sangat dianjurkan oleh dokter untuk dimakan pada penderita penyakit anemia misalnya seperti sayur bayam dan sayur katuk. Atau Anda juga bisa mencoba sayuran yang lainnya seperti seledri, sayur kubis dan kol.
  2. Mengonsumsi hati ayam
    Hati ayam bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyakit anemia karena memang wanita lebih sering terserang penyakit anemia. Hati ayam mengandung zat besi yang tinggi jadi sangat bai untuk membantu proses pembentukan dari sel darah merah. Anda bisa juga mencoba hati bebek dalam membantu meningkatkan sel darah merah di dalam tubuh.
  3. Mengonsumsi buah-buahan
    Kandungan gizi dan vitamin yang ada di dalam buah sangat tinggi. Dengan mengonsumsi buah-buahan, maka Anda bisa membantu cara mengatasi penyakit anemia yang Anda alami. Hal ini disebabkan karena buah-buhaan bisa membuat proses penyerapan zat besi di dalam tubuh menjadi lebih cepat. Tentu saja hal ini sangat baik untuk membantu proses terjadinya pembentukan dari sel darah merah. Buah-buahan  yang bisa anda coba konsumsi adalah buah semangka, buah anggur, dan buah apel.
  4. Daun bawang
    Cara mengatasi anemia secara alami yang lainnya adalah mengonsumsi daun bawang. Anda bisa menggunakan daun bawang karena kandungan zat besi yang ada di dalam daun bawang sangat tinggi. Dan selain itu juga daun bawang mengandung kadar protein ferropotin yang bisa membantu menyalurkan zat besi ke seluruh tubuh. Caranya adalah rebuslah daun bawang dengan air secukupnya, kemudian tambahkanlah sebutir kuning telur ayam kampung dan setelah itu konsumsilah. Untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal lagi, maka sebaiknya makanlah 2 kali sehari.
  5. Mengonsumsi kacang almond
    Kacang almond banyak mengandung zat besi yang tinggi sehingga untuk penderita penyakit anemia kurang darah sangat baik. Karena zat besi yang ada di dalamnya bisa membantu proses pembentukan dari sel darah merah. Dan selain itu juga, alternatif lainnya yang bisa Anda coba adalah memakan kacang merah.

Kurang Darah

Posted in Kurang Darah | Tagged , , , , , , , , , , | Comments Off on Kurang Darah

Gejala Penyakit Kurang Darah

Gejala Penyakit Kurang Darah – Di dalam tubuh terdapat sel darah putih dan juga sel darah merah yang keduanya penting. Fungsi dari sel darah di dalam tubuh untuk mengedarakan oksigen yang masuk dan juga nutrisi yang di makan dan hal itu salah satu tugas dari sel darah merah. Keadaan tersebut akan selalu berjalan setiap harinya sehingga tubuh bisa bergerak dan di fungsikan dengan baik. tetapi penurunan fungsi tubuh juga bisa dialami secara tiba tiba jika mengalami kurang darah merah. Kurang darah merah dampaknya akan mengganggu kesehatan karena bisa mengakibatkan seluruh tubuh tidak terpenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisinya. Sedangkan kedua hal itu sangat penting dan sangat di butuhkan oleh tubuh untuk menjalani atau mendapatkan hidup yang sehat. Kurang darah juga bagian dari gangguan kesehatan yang akan menyebabkan kesehatan tubuh akan semakin menurun jika berlangsung lama. karena sel darah merah yang berkurang dengan jumlah banyak, maka semakin sedikit udara dan nutrisi yang di butuhkan oleh seluruh tubuh.

darah

Penyebab kurang darah karena faktor dari luar tubuh atau pun dari dalam tubuh, sehingga mengakibatkan kurang darah dalam jangka panjang atau pun hanya sesaat. Kurang darah banyak terjadi pada wanita karena di sebabkan oleh menstruasi, menstruasi yang tidak lancar normal yang menyebabkan jumlah darah yang keluar lebih banyak pada saat di waktu normal akan menyebabkan tubuh mengalami kurang darah. Berkurangnya darah di dalam tubuh tidak hanya bisa dialami karena di sebabkan oleh menstruasi saja, tetapi juga bisa dialami karena di sebabkan oleh kecelakaan yang menimbulkan luka pada tubuh sehingga banyak darah yang dikeluarkan, bahkan tidak wajarnya mimisan akan menyebabkan kurang darah juga karena jumlah darah yang banyak dikeluarkan. Penyebab kurang darah juga bisa terjadi akibat dari asupan makanan yang tidak di jaga degan baik. asupan makanan yang tidak di jaga dengan baik bisa menyebabkan kurang darah karena jumlah nutrisi yang dibutuhkan untuk menghasilkan sel darah merah di dalam tubuh.

Gejala Penyakit Kurang Darah

Penyakit kurang darah juga bisa dialami pada saat mengkonsumsi obat kimia atau pun makanan yang efeknya akan menghambat penyerapan zat besi di dalam tubuh, sehingga zat besi yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat diolah untuk dijadikan sel darah merah. Keadaan penyakit atau gangguan kesehatan yang di sebabkan oleh cacing atau dikenal dengan cacingan bisa mengambil nutrisi untuk menjadi sel darah merah juga sehingga mengakibatkan penyakit kurang darah. Penyakit kurang darah baik dialami oleh wanita dan pria tidak baik, karena akibatnya akan mengganggu organ tubuh yang menyebabkan rusak atau penurunan fungsinya. Oleh karena itu mengatasi kurang darah sangat di perlu di lakukan jika tubuh sudah menunjukan gejala penyakit kurang darah. Ada gejala penyakit kurang darah yang akan di rasakan dan harus segera diatasi seperti di bawah ini :

  • Sakit kepala

Sakit kepala yang secara tiba tiba menyerang bisa dialami karena di sebabkan oleh beberapa faktor. Akibat dari aliran darah yang tidak lancar atau pun mengalami kurang oksigen, dan hal itu dapat d picu oleh jumlah sel darah merah yang berkurang maka dari hal itu jika mengalami pusing kepala secara tiba tiba karena gejala penyakit kurang darah.

  • Tubuh lemas

Penyakit kurang darah yang akan menyebabkan jumlah nutrisi dan oksigen berkurang untuk organ tubuh juga bisa berdampak tubuh menjadi lemas.gejala penyakit kurang darah akan membuat penderitanya akan mengalami tubuh lemas dan tubuh yang akan mudah lelah pada saat melakukan kegiatan atau aktivitas. Sehingga seperti tidak bergairah untuk melakukan kegiatan apapun.

  • Kulit pucat

Gejala penyakit kurang darah juga bisa di lihat dari luar tubuh dan diketahui oleh orang lain, karena penyakit kurang darah akan menyebabkan penderitanya akan memiliki kulit yang pucat dan tidak hanya aka menyebabkan kulit yang pucat tetapi juga akan menyebabkan tubuh yang dingin juga akibat kurang darah.

  • Sesak nafas

Gejala penyakit kurang darah bisa mengakibatkan penderitanya akan mengalami sesak nafas. Sesak nafas sangat umum terjadi jika udara atau oksigen untuk paru paru tidak di dapatkan dengan cukup. Maka dari itu sesak nafas merupakan salah satu gejala penyakit kurang darah juga.

  • Daya tahan tubuh menurun

Akibat dari kurang darah maka tubuh akan lebih mudah untuk terinfeksi, karena daya tahan tubuh dan imun tubuh akan lemah pada gejala penyakit kurang darah. Oleh karena itu kondisi kesehatan akan semakin menurun dengan terlalu mudahnya infeksi pada tubuh.

  • Rambut dan kuku yang rapuh

Akibat kurangnya oksigen dan juga nutrisi maka efeknya bisa dialami pada rambut dan juga kuku. Kuku dan rambut akan lebih mudah lepas atau patah pada gejala penyakit kurang darah.

  • Sakit di bagian dada

Detak jantung yang semakin cepat akan sangat terasa jika mengalami kurang darah dan juga selain itu akan menyebabkan sakit di bagian dada. Oleh karena itu sakit dada bisa dialami juga pada saat tubuh kekurangan sel darah merah.

Gejala Penyakit Kurang Darah

Posted in Kurang Darah | Leave a comment

Ciri Ciri Kurang Darah

Ciri Ciri Kurang Darah – Kurang darah merah biasa di kenal dengan anemia, kurang darah merah biasa nya terjadi akibat kurang nutrisi. Kurang darah membahayakan keseimbangan tubuh karena energi dan oksigen di bawa oleh sel darah merah untuk di berikan ke seluruh organ tubuh. oleh sebab itu jika terjadi kurang darah merah di dalam tubuh akan terjadi gangguan kesehatan. Kurang darah yang dialami oleh setiap orang bisa hanya sesaat atau pun juga bisa lama, tergantung kondisi tubuh. jika sel darah merah bisa di produksi normal dengan cepat maka kurang darah akan bisa teratasi dengan cepat. kurang darah banyak dialami oleh wanita.

kurang darah

kurang darah

Penyebab Kurang Darah

Kurang darah bisa terjadi pada wanita atau pun pria, namun lebih banyak wanita karena pada saat setiap masa menstruasi tiap bulan nya dan mengeluarkan banyak darah maka bisa terjadi kurang darah. selain itu juga kurang darah bisa terjadi pada saat di dalam tubuh terdapat cacing,cacing tambang yang menjadi penyebab cacingan akan berada di dalam usus, dan menyerap berbagai macam nutrisi dari makanan yang di konsumsi sehingga pada saat cacingan tubuh akan mengalami kurang darah. kurang darah juga bisa dialami jika terlalu sering atau sedang dalam proses penyembuhan penyakit yang menggunakan jenis obat antiinflmasi, maka akan menyebabkan kurang darah karena efek samping obat tersebut.

Orang hamil pun sering mengalami kurang darah, karena nutrisi nya di berikan pada janin yang ada di kandungan sehingga kurang darah akan lebih sering terjadi pada orang hamil. Kurang darah bisa terjadi setelah mengkonsumsi teh, coklat atau pun kopi karena jenis makanan atau pun minuman yang mengandung bahan tersebut akan menghambat tubuh untuk menyerap nutrisi dengan baik.

Ciri Ciri Kurang Darah

Kurang darah bila dialami maka ada gejala yang akan di rasakan. Karena darah merah sangat di butuhkan tubuh, oleh sebab itu pada saat kondisi tubuh kurang darah, maka dengan cepat tubuh akan langsung merespon nya. ciri ciri kurang darah yang bisa terjadi sebagai berikut :

  • Lemah

Ciri ciri kurang darah yang bisa terjadi salah satu dengan melemah nya kondisi tubuh, baik dari tenaga atau pun kesehatan. Sehingga orang yang menderita kurang darah maka akan mudah terlihat dengan lebih banyak diam, karena mudah lelah pada ciri ciri kurang darah.

  • Pusing kepala

Ciri ciri kurang darah selanjut nya juga akan terjadi pusing kepala. Jika pusing kepala sering terjadi mungkin otak kekurangan oksigen dan kurang sel darah merah.

Tidak hanya terjadi pada penyakit asma, sesak nafas juga akan terjadi pada saat kurang darah. karena ciri ciri kurang darah akan menyebabkan sesak nafas.

  • Pucat

Kulit, kuku akan pucat pada ciri ciri kurang darah, karena sel darah merah lebih banyak dari pada sel darah putih. Oleh sebab itu salah satu ciri ciri kurang darah akan terlihat lebih pucat dari biasa nya.

  • Kuku rapuh

Kuku yang mudah patah walaupun ukuran nya tidak terlalu panjang bisa menandakan jika kurang darah. tidak hanya kuku, rambut pun akan mudah rontok atau patah pada saat ciri ciri kurang darah.

  • Detak jantung kencang

Detak jantung yang lebih cepat dari biasa nya juga bisa tanda kurang darah. karena ciri ciri kurang darah bisa menyebabkan jantung memompa darah lebih cepat.

Cara Mengatasi Kurang Darah

Kurang darah bisa diatasi agar ciri ciri kurang darah tidak akan mengganggu. Salah satu yang bisa di lakukan untuk mengatasi kurang darah bisa dengan menggunakan makanan penambah darah. makanan penambah darah selain memberikan nutrisi untuk tubuh, bisa juga membantu untuk meningkatkan sel darah merah. Sebaik nya sebelum mengkonsumsi makanan penambah darah, maka mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin c. Buah buahan yang mengandung vitamin c bisa menjadi solusi untuk di konsumsi. seperti hal nya pepaya, mangga, jeruk, kiwi dan juga stroberi bisa di konsumsi sebelum makan makanan penambah darah. karena vitamin c akan membantu penyerapan nutrisi menjadi lebih baik dan juga cepat.

Makanan penambah darah bisa dari protein dan juga sayuran hijau. Protein bisa di dapatkan dari daging merah dan juga ikan laut, kedua jenis makanan ini akan lebih baik jika di konsumsi tanpa di goreng dan rendah lemak. Dan jika makanan penambah darah dari sayuran bisa dari brokoli atau pun bayam, kedua nya baik untuk penambah darah dan mengandung zat besi yang cukup tinggi. akan lebih baik lagi jika di tambahkan dari kacang kacangan, seperti kacang merah, kacang hijau, dan kacang kedelai.

Pencegahan Kurang Darah

Agar penyakit anemia atau pun kurang darah tidak terjadi, maka sebaik nya mengkonsumsi maka pencegahan kurang darah bisa di lakukan. Untuk mencegah kurang darah,maka bisa menghindari jenis obat kimia secara berlebihan karena efek samping yang berbahaya. Selain itu pencegahan bisa di lakukan dengan mencegah cacingan, agar cacingan tidak mengambil nutrisi untuk meningkatkan sel darah merah di dalam tubuh. juga selain itu mencegah kurang darah bisa di lakukan dengan menjaga kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi suplemen alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan juga penambah darah alami.

Ciri Ciri Kurang Darah

Posted in Kurang Darah | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Kurang Darah

Gejala Kurang Darah – Kurang darah merah merupakan kondisi tubuh yang tidak baik untuk kesehatan. Karena sel darah merah memiliki peran yang begitu banyak untuk organ yang ada di dalam tubuh. seperti hal nya untuk membawa glukosa yang akan menjadi energi, serta oksigen dan karbondioksida merupakan tugas dari sel darah merah untuk membawa nya. sehingga pada saat terjadi nya kurang darah tubuh bisa kekurangan oksigen dan tidak dapat berfungsi dengan baik. kurang darah bisa nya dialami karena pengaruh dari kesehatan atau kurang nya nutrisi dari makanan. dan akibat nya tubuh untuk memproduksi sel dara merah tidak maksimal, atau hanya bisa di produksi sedikit.

kurang darah

kurang darah

Penyebab Kurang Darah

Kurang darah bisa terjadi akibat tubuh hanya sedikit memproduksi sel darah merah, sehingga jumlah sel darah merah di dalam tubuh tidak bisa mencukupi kebutuhan. Namun, tidak hanya itu saja, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kurang darah terjadi sehingga akan merasakan berbagai macam gejala kurang darah. oleh sebab itu berikut beberapa yang dapat menjadi penyebab kurang darah :

  • Pendarahan parah

Jika mengalami pendarah yang cukup parah, seperti hal nya mengalami kecelakaan yang bisa menyebabkan luka yang parah sehingga mengeluarkan darah yang begitu banyak, atau karena proses operasi dan menstruasi yang mengakibatkan sel darah merah terbuang begitu banyak maka akan menyebabkan kurang darah juga.

  • Kehamilan

Pada saat wanita hamil juga memiliki resiko untuk mengalami kurang darah. karena pada saat kehamilan biasa nya akan menyebabkan produksi sel darah merah menurun. Oleh sebab itu banyak dokter kandungan yang akan memberikan obat penambah darah pada wanita hamil.

  • Kopi dan teh

Jika memiliki kegemaran pada minuman kopi dan teh, maka memungkinkan untuk menderita kurang darah. karena kandungan yang di miliki oleh kopi dan juga teh bisa menghambat proses penyerapan zat besi. Sehingga jika penyerapan zat besi terhambat akan menyebabkan kurang darah merah.

  • Kurang nutrisi

Selain karena penyerapan zat besi yang terhambat, kurang darah juga bisa terjadi akibat dari nutrisi yang kurang untuk tubuh. kurang nutrisi dari asupan makanan bisa menyebabkan sel darah merah tidak dapat di produksi dengan banyak. biasanya hal ini terjadi ketika menjalani program diet yang salah.

  • Efek samping obat

Kurang darah pun bisa terjadi akibat penggunaan obat obatan. Obat obatan yang bisa menyebabkan kurang darah merupakan jenis obat untuk mengatasi luka, yang di dalam nya terkandung antiinflamsi, dan ketika di konsumsi terus menerus atau dengan rutin akan menyebabkan kurang darah. hal ini biasa nya terjadi pada saat sering mengkonsumsi obat sakit maag atau obat tukak lambung.

Cacingan tidak hanya menyebabkan tubuh menjadi kurus saja, namun cacingan juga bisa menyebabkan tubuh mengalami kekurangan darah merah. Cacingan yang di sebabkan oleh jenis cacing tambang yang akan menjadi penyebab kurang darah dan menimbulkan gejala kurang darah.

Gejala Kurang Darah

Jika jumlah sel dara merah di dalam tubuh tidak mencukupi kebutuhan organ tubuh atau jumlah nya terlalu sedikit, maka ada gejala kurang darah yang akan dialami. gejala kurang darah bisa terjadi lama atau pun sebentar. Jika sel darah merah kembali di produksi dengan normal maka gejala kurang darah akan bertahan sebentar, namun jika lama untuk pulih maka gejala kurang darah pun bisa lama juga akan di rasakan. Oleh sebab itu berikut beberapa gejala yang bisa terjadi akibat sel darah merah yang hanya sedikit jumlah nya :

  • Pusing kepala

Gejala kurang darah yang paling umum terjadi yaitu pusing kepala. akibat dari sel darah merah yang tidak dapat memberikan oksigen ke otak dengan cukup, oleh sebab itu gejala kurang darah seperti pusing kepala akan terjadi.

  • Lemas

Sel darah merah yang sedikit, maka gejala kurang darah yang akan dialami yaitu tubuh yang akan kurang energi, sehingga akan terasa lemas. oleh sebab itu orang yang mengalami gejala kurang darah akan banyak diam atau beristirahat.

  • Mudah lelah

Seseorang yang menderita kurang darah juga tidak akan melakukan banyak aktifitas. karena gejala kurang darah juga akan menyebabkan tubuh mudah lelah.

  • Pucat pada kulit

Gejala kurang darah juga akan merubah warna kulit. pada gejala kurang darah yang terjadi maka kulit akan cenderung lebih pucat karena sel darah merah yang hanya sedikit.

Sesak nafas pun tidak hanya karena saluran pernafasan yang terganggu, tetapi juga karena gejala kurang darah. oleh sebab itu pada gejala kurang darah maka akan sering menderita sesak nafas.

Cara Mengatasi Kurang Darah

Untuk mengatasi kurang darah maka bisa di lakukan dengan perangsang tubuh untuk memproduksi sel darah merah lebih banyak lagi. Sehingga gejala kurang darah bisa diatasi dengan cepat. karena jika keadaan tubuh lama mengalami kurang darah maka bisa menimbulkan berbagai macam penyakit komplikasi lain nya, akibat dari kerja organ tubuh yang terhambat akibat kurang darah. dan berikut cara mengatasi kurang darah yang dapat di lakukan untuk membantu kondisi tubuh membaik :

  • Menkonsumsi banyak zat besi
  • Mengkonsumsi vitamin c
  • Hindari obat anti inflamasi
  • Olahraga

 Gejala Kurang Darah

Posted in Kurang Darah | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyebab Kurang Darah

Penyebab kurang darah – penyebab kurang darah . Penyebab kurang darah ini bisa dialami oleh siapa saja, baik wanita maupun pria. Kurang darah ini adalah penyakit yang disebabkan karena kurangnya kurang darah merah pada tubuh Anda. Penyakit kurang darah ini, banyak dialami, khusunya pada wanita. Penyebab kurang darah ini bisa disebabkan oleh beberapa gejala, dan oleh beberapa faktor yang mengakibatkan penyakit kurang darah ini muncul.

images

Kurang darah ini juga disebut dengan penyakit anemia. Penyakit kurang darah ini, bisa diobati dengan berbagai macam cara atau dapat diatasi dengan berbagai macam cara. Cara yang dapat di lakukan untuk mengobati penyakit kurang darah atau anemia ini, bisa diobati dengan menggunakan bahan bahan yang alami, bahan yang herbal, dan bahan yang tradisional.

Atau Anda juga bisa diobati dengan menggunakan tenaga ahli medis. Dengan melakukan konsultasi atau pengecekkan terhadap penyakit Anda, setelah itu, baru di lakukan untuk penanganan lebih lanjut atau segera lakukan tindakan untuk jenis penyakit ini. Agar penyakit yang dialami, cepat sembuh dengan benar dan baik. Jika mengobati dengan cara tradisional, herbal, bahkan alami bisa menggunakan berbagai jenis tanaman, yang tanaman ini mudah di dapat dimana saja, dan tidak membutuhkan biaya yang sangat besar.

Cara mengatasi penyebab kurang darah dengan alami

Selain dengan penyataan yang diatas, ada beberapa cara yang di lakukan untuk menyembuhkan penyebab kurang darah ini dengan alami. Cara tersebut adalah :

  • Bisa menggunakan jahe merah yang sudah dikeringkan

Salah satu cara mengatasi kurang darah ini dengan menggunakan jahe merah yang sudah dikeringkan terlebih dahulu. Cara pembuatannya adalah siapkan jahe merah yang sudah kering, lalu bersihkan jahe tersebut dengan menggunakan air agar bersih, kemudian potong kecil kecil jahe tersebut yang setelah itu jahe yang sudah dipotong, dapat direbus sampai mendidih. Kemudian, tiriskan air tersebut, dan ramuan tersebut dapat di minum sebanyak tiga kali dalam sehari. Dalam melakukan minum, diwajibkan untuk tiga kali dalam satu kali peminuman.

  • Dengan menggunakan kacang panjang

Salah satu cara untuk mengobati penyakit kurang darah ini, bisa diobati dengan menggunakan kacang panjang. Cara untuk membuat ramuan tersebut dengan menggunakan kacang panjang adalah dengan cara bersihkan kacang panjang tersebut dengan air, agar kuman dan bakteri dapat hilang, setelah itu rebuslah kacang panjang sampai matang, dan terakhir makanlah kacang panjang ini pada saat ingin melakukan makan siang dan makan malam sebagai lalapan.

Penyebab kurang darah 

Selain dengan mengobati penyakit kurang darah dengan menggunakan bahan bahan yang alami, ada juga beberapa penyebab kurang darah . Diantaranya adalah :

  • Dapat mengakibatkan penyakit sesak nafas

Salah satu penyebab kurang darah ini adalah bisa menyebabkan sesak nafas yang sangat mengkhawatirkan. Sesak nafas ini bisa terjad oleh siapa saja, dan tidak dibatasi oleh umur. Sesak nafas ini terjadi karena seringnya beraktifitas yang sangat padat, dan juga bisa terjadi karena adanya gangguan pada saluran pernafasan yang ada pada dalam tubuh Anda. Penyakit ini bisa menyebabkan penyakit asma, bisa menyebakan flu atau batuk, bisa menyebabkan sakit pada dada, sering ngntuk, serta dapat mengakibatkan sering cape.

  • Dapat mengakibatkan pucat dibagian kelopak mata

Salah satu penyebab kurang darah ini adalah  bisa mengakibatkan pucat dibagian kelopak mata. Penyakit ini bisa disebabkan oleh siapa saja, baik wanita ataupun pria. Penyakit ini adalah tanda tanda dari adanya penyakit kurang darah atau anemia yang dialaminya. Maka dari itu, Anda harus menjaga kesehatan dan kebersihan yang ada pada dalam tubuh Anda dengan baik dan benar, supaya terhindar dari penyakit ini.

  • Dapat mengakibatkan pusing kepala

Salah satu penyebab kurang darah atau anemia adalah bisa menyebabkan pusing kepala atau sakit pada bagian kepala. Pusing kepala ini, bisa disebabkan oleh siapa saja. Termasuk pada Anda, yang memiliki penyakit kurang darah atau anemia ini. Oleh sebab itu, Anda harus perlu menjaga kesehatan Anda dengan baik dan benar agar terhindar dari penyakit anemia ini.

Cara mencegah penyebab kurang darah 

Selain dengan penyebab kurang darah atau anemia, ada beberapa cara mencegah terjadinya penyebab kurang darah . Diantaranya adalah :

  • Anda dapat memakan makan yang sehat dan bersih, maksud dari makan makanan yang sehat dan bersih adalah makanan yang didalamnya terdapat kandungan berupa protein, vitamin, karbohidrat, serta serta. Atau juga bisa disebut dengan makanan yang mengandung empat sehat lima sempurna. Makanan ini sangat baik untuk kesehatan tubuh atau badan. Agar terhindar dari berbagai macam penyakit. Terutama terhindar dari penyakit kurang darah atau penyakit anemia.
  • Anda harus bisa mengatasi penyakit kurang darah ini dengan baik dan benar, agar penyakit yang Anda derita tidak mudah kambuh, atau tidak mudah terserang penyakit ini kembali. Oleh sebab itu, Anda harus pintar untuk menjaga kesehatan Anda dengan baik dan benar, agar tidak mudah terserang penyakit anemia ini.
  • Anda dapat memakan makanan yang mengandung zat besi, dan juga terdapat kandungan vitamin B12 serta terdapat kandungan asam folat yang terdapat pada makanan tersebut. Supaya penyakit yang Anda alami cepat sembuh dengan baik dan benar.
  • Anda harus mengurangi minuman yang mengandung alkohol serta kafein, terutama Anda harus mengurangi minuman kopi, agar penyakit kurang darah ini cepat sembuh dengan baik dan benar serta cepat.

 

 

Posted in Kurang Darah | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Anemia Atau Kurang Darah

Penyakit Anemia Atau Kurang Darah – Pernah menderita penyakit kurang darah? Tahukah Anda apa nama kedokteran penyakit kurang darah? Penyakit kurang darah disebut juga dengan penyakit anemia. Penyakit anemia atau kurang darah ini biasanya ditandai dengan suatu keadaan sel-sel darah merah atau eritrosit yang berkurang produksinya karena rendahnya dari kadar hemoglobin yang ada di dalam darah. Penyebab anemia atau kurang darah ini adalah karena kekurangan zat besi atau juga kurangnya konsumsi vitamin B12.

Penyakit Anemia Atau Kurang Darah

Penyakit Anemia Atau Kurang Darah

Penyakit Anemia Atau Kurang Darah

Penyebab lain dari penyakit anemia atau kurang darah lainnya adalah disebabkan karena sedang hamil, darah yang keluar terlalu banyak saat menstruasi sedang berlangsung. Mimisan yang terjadi dengan sering serta pendarahan yang terjadi gastrointestinal juga merupakan salah satu penyebab dari kurangnya darah di dalam tubuh.

Gejala yang ditandai dari penyakit anemia atau kurang darah adalah lesu, lemah, muka pucat, dan tidak bergairah. Kadang juga ditambah dengan sakit kepala, mudah marah. Tidak fokus dalam melakukan sesuatu dan lebih riskan untuk terserang berbagai infeksi. Mereka yang biasanya mengalami masalah kurang darah yang parah akan menunjukkan suatu gejala anemia atau kurang darah  seperti kuku yang rapuh dan sendok, bibir pecah-pecah, lidah lunak, dan sulit untuk menelan.

Cara Mengobati Penyakit Anemia

Cara mengobati penyakit anemia atau kurang darah bisa dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami seperti dibawah ini :

Daun Bayam Duri

Bahan : satu genggam daun bayam duri, 1 buah kuning telur, dan 1 sdm madu murni.
Cara membuatnya : Cuci bersih terlebih dahulu daun bayam duri kemudian digiling sampai halus. Kemudian dicampurkan dengan setengah gelas air yang sudah matang, peras dan kemudian saring. Setelah itu masukkanlah satu buah kuning telur ayam dan juga satu sdm madu, setelah itu dikocok hingga semua tercampur merata.
Cara pemakaian : konsumsilah ramuan ini untuk diminum 2 kali dalam sehari dengan kadar dosis setiap kali minumnya adalah satu gelas .

Cara Mengatasi Penyakit Anemia Atau Kurang Darah

Cara mengatasi masalah penyakit anemia atau kurang darah adalah dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan dibawah ini :

  1. Makanan yang mengandung zat besi
    Zat besi digunakan oleh tubuh untuk pembentukan hemoglobin. Hemoglobin bisa membantu membawa serta menyimpan oksigen di dalam tubuh. Selain itu juga mengonsumsi jenis makanan yang alami yang mengandung zat besi bisa membantu mencegah terjadinya anemia dan juga memastikan sel-sel di dalam tubuh mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Sumber dari zat besi yang berasal dari makanan antaara lain adalah makanan seperti daging merah, daging organ misalnya seperti ginjal dan hati, dan juga kacang-kacangan yang termasuk salah satunya adalah kacang lentil, sayuran yang berdaun hijau, misalnya adalah sayur bayam dan kangkung, plum kering dan juga kismis kering dan kuning telur.
  2. Makanan kaya akan vitamin B12
    Vitamin B12 adalah salah satu jenis vitamin B kompleks yang sangat penting untuk proses dari sintesis DNA dan juga untuk produksi dari sel darah merah yang ada di dalam sumsum tulang. Selain itu, rendahnya tingkat dari B12 yang bisa mengakibatkan terjadinya pembelajan pada sel yang tidak normal dalam sumsum tulang sehingga akan memproduksi sel darah merah yang belum matang yang dienal dengan istilah megalobstatis. Pasien dengan kasus penyakit seperti ini akan mengalami penyakit anemia meganloblastik karena sel-sel darah merah yang tidak normal yang bisa menyimpan atau juga mengangkut suplai oksigen masuk ke dalam sel tubuh. Sumber-sumber dari vitamin B12 yang alami yang bisa didapatkan dari makanan akan bisa ditemukan didalam jenis makanan hewan misalnya seperti produk makanan olahan yang sudah diperkaya dengan vitamin B12, misalnya seperti hati sapi, daging merah, telur susu, produk susui, sereal dan juga ragi gizi. Anda juga disarankan untuk memeriksa label dari produk makanan untuk membantu memeriksa keadaan dari vitamin B12 yang dikandung pada masing-masing produk yang hendak Anda konsumsi.
  3. Makanan yang mengandung asam folat tinggi
    Asam folat dikenal juga sebagai salah satu vitamin B9, dan merupakan salah satu jenis vitamin B kompleks yang bisa membantu tubuh Anda untuk bisa menghasilkan sel-sel darah merah baru yang sehat. Dan seseorang yang mengalami kekurangan asam folat maka mereka akan beresiko mengalami masalah penyakit anemia atau kurang darah. Contoh jenis makanan yang mengandung asam folat tinggi adalakh roti dan juga serea atau makanan olahan yang mengandung sayuran hijau jenis kangkung dan bayam, kacang kering, kacang polong serta kacang-kacangan. Dan sebagai tambahannya adalah, asupan dari vitamin C yang sangat cukup juga merupakan salah satu hal penting untuk membantu proses penyerapan dari zat besi dalam makanan. Dan sumber dari vitamin C yang baik beberapa diantaranya adalah seperti buah jeruk, buah melon, buah berri, buah leci, dan buah jambu biji.
  4. Makanan laut
    Untuk Anda penderita penyakit anemia atau kurang darah, maka mengonsumsi jenis makanan hidangan laut dari haiwan yang dimakan paling tidak sekurang kurangnya 3 kali dalam seminggu.
Posted in Kurang Darah | Tagged , , , , , | Leave a comment

Makanan Untuk Penderita Kurang Darah

Makanan Untuk Penderita Kurang Darah  –  Sel darah merah (eritrosit) atau sering disebut hemoglobin menjadi suatu komponen yang sangat penting yang berperan aktif sebegai pengangkut oksigen ke seluruh bagian tubuh. hemoglobin dalam eritrosit sendiri mempunyai peran penting untuk mengantarkan sekitar 98% okesigen ke seluruh tubuh. eritrosit yang terdapat di dalam tubuh menyimpan sekitar 2,5 gr besi, yang mewakili sekitar 65% kandungan besi yang terdapat di dalam tubuh.

makanan untuk penderita kurang darah

makanan untuk penderita kurang darah

Proses eritrosit diproduksi dengan dinamakan eritropoesis. Yang secara kontinu eritrosit diproduksi pada sumsum tulang, dengan kecepatan produksi sekitar 2 juta eritrosit/ detik. Produksi tersebut dapat distimulan oleh (EPO) hormone eritopoetin yang disentesa oleh ginjal. Oleh karena itu jumlah eritrosit harus seimbang, tidak boleh lebih atau berkurang. Dengan berkurangnya sel darah merah dapat menyebabkan penyakit anemia atau kurang darah.

Cara mengatasi kurang darah atau anemia paling mudah ialah dengan mengkonsumsi makanan yang dapat menambah darah. Berikut beberapa makanan untuk penderita kurang darah yang dapat konsumsi untuk menambah sel darah merah.

Beberapa Makanan Untuk Penderita Kurang Darah :

Jambu Biji

Jambu biji adalah buah yang mengandung vitamin C. Dengan jumlah kandungan vitamin C pada buah jambu ini dapat membantu memperbanyak produksi sel darah merah di dalam tubuh. kandungan tersebut dapat meningkatkan sel darah merah dua kali lebih banyak dari buah jeruk, akan tetapi sedikit orang yang mengetahui menfaat buah jambu ini.

Jeruk

jeruk

Siapa yang tak kenal dengan buah jeruk? Buah jeruk sangat terkenal dengan memiliki kandungan vitamin C. Vitamin tersebut dapat menambah sel darah merah di dalam tubuh, yang sangat baik bagi penderita anemia. kandungan pada jeruk tidak hanya vitamin C, namun ada kandungan lain seperti Serat, asam folat dan antioksidan.

Buah Naga

Menurut orang China, buah naga dapat membawa keberuntungan dan memberi keberuntungan. Meskipun khasiat buah ini belum sepenuhnya diyakini dapat membantu menyembuhkan anemia namun karena buh naga ini menjadi salah satu sumber vitami A makan buah naga ini dapat dikatakan sebagai buah penambah darah.

Tebu

Sampai saat ini masyarakat kebanyakan belum mengetahui bahwa tebu termasuk jenis buah-buahan atau sayur-sayuran atau jenis lain. Namun tidak masalah tebu termasuk dalam jenis apa, karena tebu merupakan cemilan favorit yang dikususkan untuk anemia pada wanita. Hasil penelitian menujukkan bahwa tebu memiliki kandungan terbanyak di dalamnya ialah zat besi, dan itulah sebabnya tebu salah satu makanan penambah darah.

Pepaya

Buah pepaya ini terkenal dengan kemampuannya untuk melancarkan buang air besar, mengatasi BAB tidak macet dan gangguan salauran pencernaan lainnya. Namun buah pepaya juga sangat baik untuk mengatasi kurang darah atau anemia, karena buah pepaya ini memiliki dua kandungan yang dibutuhkan bagi penderita darah rendah, yaitu vitamin C dan asam folat.

Kembang Kol

Sayuran yang berwarna putih kehijauan biasa dijadikan lalapan sayuran untuk makan ikan goreng. Kandungan zat gizi yang terkandung sangat baik untuk meregenerasikan sel darah merah (hemoglobin). Selain itu ada banyak kandungan yang tak kalah penting pada kembang kol ini yaitu, protein, kalsium, niasin dan tamin.

Kangkung

kangkung - Kurang Darah

kangkung – Kurang Darah

Siapa yang tidak kenal dan suka dengan sayuran sayuran berwarna hijau ini? Dengan mengkonsumsi makanan sehat sederhana ini sebagai penambah darah. Usut punya usut, sebab seluruh bagian kangkung berwarna hijau dan kandungan zat besi yang sangat tinggi membuat sayuran kangkung ini menjadi sayuran penambah darah yang paling disarankan untuk menjadi  makanan untuk penderita kurang darahatau darah rendah.

Bayam

Sayuran ini merupakan sayuran hijau yang sangat baik untuk penderita anemia. sebaiknya sebelum masa haid tiba disarankan untuk wanita mengkonsumsi sayur bayam karena sayur bayam berfungsi sebagai pembentuk sel darah merah.

Udang

Udang - makanan untuk penderita kurang darah

Udang – makanan untuk penderita kurang darah

Udang salah satu seafood yang dapat mengundang pro dan kontra di lidah setiap orang, apalagi bila sudah masuk ke dalam tubuh. Ada sebagian orang yang mengalami alergi dengan udang dan adapun yang tidak alergi. Sebelum anda mengkonsumsi makanan laut penambah darah yang satu ini ada baiknya jika anda memeriksa terlebih dahulu, apakah tubuh anda sensitif dengan udung atau tidak.

Ikan salmon

Ikan salmon merupakan makanan laut yang dapat memasok vitamin B12 yang sangat dibutuhkan oleh penderita anemia. manfaat lain dari vitamin B12 dalam tubuh adalah membelah sel dan menjaga sistem saraf serta sel dan diperlukan untuk proses pembentukan DNA. Tidak heran jika ikan salmon ini di masukkan ke dalam daftar makanan untuk penderita kurang darah.

Kacang Hijau

Kacang hijau dapat menjadi cara mengatasi kurang darah karena kandungan zat besi yang terkandung di dalamnya. Kacang hijau juga dapat membantu mengatasi gangguan kesehatan seperti gangguan pencernaan, dermatitis dan neurologis. Akan tetapi kacang hijau akan jadi penghambat penyerapan zat besi karena kandungan fitat tinggi yang terdapat di dalamnya. Oleh karena itu ada baiknya jika anda mencari alternatif lain selain kacang hijau.

Posted in Kurang Darah | Tagged , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Kurang Darah

Cara Mengatasi Kurang Darah  – Penyakit anemia atau kurang darah adalah suatu keadaan yang dimana sel darah merah atau hemoglobin (protein yang mengangkut oksigen)dalam darah berada pada di bawah normal. Apabila jumlah hemoglobin berada di bawah normal, maka oksigen yang dibutuhkan seluruh tubuh akan berkurang. Hal tersebut yang akan menyebabkan gejala anemia seperti sesak napas, lelah, pucat, tubuh terasa lemas, dan kekebalan tubuhpun akan menurun.

kurang darah - cara mengatasi kurang darah

kurang darah – cara mengatasi kurang darah

Kurangnya sel darah merah pada tubuh atau hemoglobin ini dapat terjadi oleh beberapa faktor, antara lain :

  1. Faktor gen : penderita akan mengalami kelainanan genetik berupa unsur hemoglobin atau sel darah merah sangat sedikit sehingga tubuh akan sangat mudah kekurangan sel darah merah.
  2. Dinding sel darah merah hancur (pecah) atau sering disebut dengan anemia hemolitik.
  3. Perdarahan : anemia jenis ini dapat disebabkan oleh kecelakan, persalinan, pembedahan, perdarahan di lambung, pembedahan, perdarahan pada hidung (mimisan), dan perdarahan menstruasi yang berlebihan.
  4. Anemia sumsum tulang : gangguan tersebut akibat dari adanya mestese sel kanker yang berada di daerah lain pada tubuh.
  5. Pembentukan sel darah merah yang berkurang : dengan kekurangan zat besi, vitamin B12, Asam folat, dan juga vitamin C dapat mengakibatkan kurangnya sel darah merah.

Umumnya penderita kurang darah akan mengatasi gejala-gejala ini dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12, zat besi dan asam folat yang dapat membantu menambah sel darah merah pada tubuh. seperti sayur bayam, dan berbagai jenis sayuran yang memiliki warna hijau tua. Akan tetapi ada sebagian orang melakukan cara seperti itu tidak membuahkan hasil, dan harus memilih cara pengobatan untuk mengatasi penyakit kurang darah tersebut.

Cara Mengatasi Kurang Darah

sel darah merah

sel darah merah

Setelah anda memahami tentang penyakit kurang darah atau anemia dan juga penyebab anemia akan lebih baik kita tahu cara mengatasi kurang darah dengan alami. Berikut point-ponit penting yang harus anda ketahui cara mengatasi kurang darah, agar anda dapat mengantisipas penyakit tersebut.

Cara mengatasi Kurang Darah :

  1. Perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung asupan zat besi, seperti ayam, daging merah, seafood mengan mengkonsumsi makanan tersebut karena mempunyai penyerapan yang lebih baik di bandingkan dengan jenis buah-buahan, sayuran, sereal dan susu.
  2. Sebaiknya anda daapt menghindari minuman yang bisa saja menghambat penyerapan zat besi seperti tanin yang terkandung pada teh, polifenol di kopi, fitat yang terdapat di sereal, beras, jagung dan gandum, serta kalsium dan fosfat yang berada di dalam susu.
  3. Perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, karena dalam hal ini dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
  4. Terapkan olahraga secara teratur dan istirahat yang cukup minimal 6 jam dan maksimal 8 jam perhari.
  5. Dengan melakukan cara tersebut di atas anda juga dapat mengkonsumsi suplemen yang mengandung zat besi dengan mengkombinasikan dengan vitamin C dan Sorbitol.
  6. Dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti sayur bayam dan beberapa jenis sayuran hijau lainnya, anda juga harus mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C (asam askorbat) yang terdapat pada buah jeruk, mangga, tomat dan jenis buah-buahan lainnya yang mengandung vitamin C, karena asam askorbat dapat meningkatkan penyerapan zat besi.

Selain cara tersebut diatas anda dapat melakukan cara alami mengatasi kurang darah atau anemia dengan bahan alami.

Cara mengatasi Kurang Darah Dengan  Bahan Alami :

daun jahe merah

Daun Bayam Merah dan Kuning Telur

Bahan-bahan dan cara pembuatan :

  • Siapkan sekitar 60 gr daun bayam merah.
  • Cuci daun bayam merah dengan air bersih.
  • Rebus dengan air secukupnya.
  • Kemudian campurkan air ramuan tersebut dengan satu kuning telur ayam kampung.
  • Dan ramuan ini dapat digunakan dengan cara dimakan.

Kacang Hijau dan Angco

Bahan-bahan dan cara  pembuatan :

  • Siapkan 100 gr kacang hijau
  • 10 butir angco yang direbus atau di tim
  • Kemudian rebus bahan tersebut hingga berubahan menjadi bubur cair, lalu dimakan.

Kacang Panjang, Daun Bayam Duri dan Lempuyang Wangi

Bahan-bahan dan cara pembuatan :

  • Siapkan sekitar 30 gram daun kacang panjang
  • Daun bayam duri 30 gram
  • Dan lempuyang 25 gram
  • Terlebih dahulu cuci hingga bersih bahan-bahan tersebut hingga bersih.
  • Campur semua bahan kemudian haluskan diblender dan tambahkan 100 cc air
    Saring ramuan tersebut, kemudian air ramuan dapat anda minum.

Buah Buni, Buah Murbei dan Kunyit

Bahan-bahan dan cara pembuatan :

  • Siapkan sekitar 30-50 buah buni yang sudah matang
  • Buah murbei 20 buah
  • Dan 20 gram kunyit
  • Campur semua bahan kemudian haluskan diblender dengan menambahkan 100cc air
  • Tambahkan satu sendok madu kemudian diminum.

Jahe Merah Kering

Bahan-bahan dan cara pembuatan :

  • Sediakan jahe merah kering sekitar 5 gram
  • Cuci jahe merah hingga bersih
  • Kemudian iris dan resus dengan 5 gelas air matang
  • Rebus ramuan hingga air menjadi 3 gelas
  • Minum 3 kali sehari, dengan sekali minum 3 gelas.

Semoga dengan mengkonsumsi ramuan tradisonal ini penyakit anemia anda dapat sempuh dan tidak akan kembali lagi.

Posted in Kurang Darah | Tagged , , , | Leave a comment

Kurang Darah Anemia

Kurang Darah Anemia – Suatu keadaan yang ditandai dengan kurangnya sel-sel darah merah (eritorist) karena kadar hemoglobin yang rendah dalam darah disebut juga dengan kurang darah anemia. Hemoglobin merupakan penyusun darah merah yang bertugas mengikat oksigen dari paru dan membawanya ke seluruh jaringan tubuh. Dalam pembentukan hemoglobin diperlukan zat besi, jika tubuh kekurangan zat besi, maka akan menghambat pembentukan hemoglobin. Akibanya pembentukan sel darah merah terhambat sehingga mengakibatkan anemia. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan anemia, seperti kekurangan zat besi dan atau vitamin B12, kehamilan, kehilangan banyak darah karena menstruasi yang berlebihan saat mimisan, serta pendarahan gastrointestinal.

Kurang Darah Anemia

Kurang Darah Anemia

Kurang Darah Anemia

Sesungguhnya kurang darah anemia bukanlah penyakit, melainkan gejala dari sejumlah penyakit yang ada di belakangnya. Kurang darah dapat berarti darah berkurang baik dalam hal jumlah sel darahnya (sel darah merah, sel darah putih, sel pembeku darah) atau mungkin berkurang dalam hal kualitas sel darah memrah.  Satuan pengukur kualitas sel darah merah dipakai pemerah sel darah merah atau hemoglobin (Hb). Dengan mengukur beapa besar kadar Hb dapat diketahui apakah darah tifak terglong anemia. Ukuran anemia tidaknya ditentukan oleh kadar Hb. Selain itu, anemia juga ada yang ditentukan oleh ukuran jumlah dan sifat sel darah merahnya. Anemia kekurangan zat besi  (F2) berbeda kelainan sel darah merahnya dengan anemia kekurangan vitamin B12, folic acid atau sebab kekurangan protein. Demikian pula anemia ebab mendadak banyak mengeluarkan darah (pendarahan).

Kurang darah anemia pada kaum wanita lebih sering jenis yang kekurangan zat besi, sebab darah rutin terbuang oleh keluarnya darah haid. Jadi kalau diperiksa anemianya tergolong defisiensi zat besi. Obatnya  dengan menambah tablet zat besi (sulfas ferosus). Perempuan yang haidnya banyak dan lebih sering atau mengidap penyakit cacingan (cacing tambang) atau wasir yang sering berdarah, mengidap kanker, p0penyakit kelainan darah, umumnya tergolong anemia jenis kekurangan zat besi juga. Selain keluhan lesu, letih, dan lemas, pengidap anemia gampang dikenali dengan melihat wajah yang pasi, selaput merah mata (conjunctiva) yang lebih pucat, telapak tangan putih, begitu dengan warna bibir yang tidak semerah delima. Terapinya tak cukup hanya dengan menambah tablet  zat besi. Sambil dinaikkan kadar Hb-nya dengan preparat zat besi, sekaligus penyebab anemianya harus dicari, lalu ditanggulangi.

Kurang darah anemia mengurangi produktifitas, menganggu kerja dan tampilan ehari-hari. Jika diidap selam hamil , mengganggu janin dikandungan. Pada persalinan beresiko  terjadi pendarahan jika anemianya tergolong berat, bisa membebani kerja jantung. Lama-lama jantung membengkak dan akhrnya bisa payah jantung (heart failure) juga.

Kebanyakan perempuan hamil kita kedapatan anemia. Pemberian tambahan tablet zat besi diperlukan. Jika sel darah kekurangan kandungan Hb, maka daya mengikat oksigennya rendah. Berarti pasokan oksigen buat anak yang dikandung juga tidak optimal sehingga pertumbuhan anak dalam kandungan  tidak penuh.

Gejala Kurang Darah Anemia

Gejala kurang darah anemia adalah :

  1. Kelopak mata pucat
    Untuk mendeteksi seseorang terkena masalah penyakit anemia atau tidak adalah terbilang cukup mudah, lihatlah kelopak matanya. Jika kelopak matanya pucat yang terlihat di bagian bawah mata.
  2. Sering mengalami kelelahan
    Jika Anda sering merasakan kelelahan seoanjang waktu paling tidak selama 1 bulan atau bahkan lebih bisa jadi Anda mengalami masalah penyakit anemia yang disebabkan karena jumlah sel darah merah yang rendah. Selain itu pasokan dari energi tubuh yang sangat bergantung dari oksidasi dan juga sel darah merah yang menjadi semakin rendah pada sel darah merah, tingkat dari oksidasi di dalam tubuh yang juga akan mengalami penurunan.
  3. Sering mual
    Untuk penderita penyakit anemia, baisanya mereka akan merasakan sering gejala morning sickness atau mual setelah mereka bangun tidur atau setelah bangun dari tempat tidur.
  4. Sakit kepala
    Penyakit anemia atau kurang darah sering menunjukkan suatu gejala sakit kepala dengan terus menerus. Kukurangan dari sel darah merah ini akan membuat otak mengalami kekurangan asupan oksigen. Hal ini juga sering mengakbatkan penderita mengalami masalah sakit kepala.
  5. Ujung jari pucat
    Disaat Anda sedang menekan ujung jari, maka biasanya mereka yang menderita penyakit anemia akan mengalami perubahan pada ujung jari. Perubahan yang terjadi pada ujung jari akan berubah menjadi pucat dan menjadi putih.
  6. Sesak nafas
    Akibat dari jumlah sel darah yang rendah yang bisa menurunkan tingkat dari oksigen di dalam tubuh. Hal ini akan membuat penderita anemia akan sering mengalami masalah sesak nafas dan sering terengah-engah atau nafas pendek disaat sedang melakukan aktivitas mereka sehari-hari misalnya adalah saat sedang berjalan.
  7. Denyut pada jantung yang tidak teratur
    Palpitasi merupakan istilah medis untuk kondisi denyut jantung yang berdetak dengan tidak teratur, detakan yang terjadi terlalu kuat atau juga mempunyai kecepatan yang tidak normal. Disaat tubuh sedang mengalami masalah kekurangan oksigen, denyut jantung biasanya lama kelamaan akan meningkat dan hal ini akan menyebabkan jantung menjadi berdebar tidak teratur dan menjadi lebih cepat.
  8. Wajah yang pucat
    Penderita anemia biasanya akan mengalami wajah pucat dan kulit yang trlihat agak berwarna putih kekuningan.
  9. Rambut rontok
    Masalah rambut rontok bisa saja menjadi salah satu gejala dari penyakit anemia. Disaat kulit kepala tidak bisa mendapatkan makanan yang cukup di dalam tubuh, maka biasanya Anda akan mengalami penipisan yang terjadi pada rambut dengan cepat.

Kurang Darah Anemia

Posted in Kurang Darah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Anemia Pada Wanita

Anemia Pada Wanita – Cara tes sederhana mengetahui penyakit anemia adalah dengan telapak tangan atau kuku jari tangan selama satu detik, setelah itu lepaskan dan amati warnanya. Bila telapak tangan atau kuku jari terlihat pucat kebiruan dan tidak segera merah, itu artinya anda mengalami anemia.

Anemia Pada Wanita

Anemia Pada Wanita

Anemia Pada Wanita

Anemia Pada Wanita adalah keadaan dimana kadar hemoglobin dalam tubuh kurang dari normal. Hemoglobin itu sendiri adalah protein dalam sel darah yang membawa oksigen ke dalam seluruh tubuh. Dikatakan anemia bila kadar hemglobinnya kurang dari 12 g/dl. Selain kulit yang menjadi pucat, anemia punya gejala lain. Sebut saja mulai dari pusing dan mata berkunang-kunang, lemah, mudah letih, lesu, mudah mengantuk, atau cepat lelah saat bekerja. Kulit pucat itu sendiri bisa tampak juga dari wajah atau bibir. Hal ini tentu saja akan menganggu penampilan.

Seorang wanita aktif membutuhkan 26 mg zat besi/ hari. Kebutuhan ini lebih  itnggi daripada pria. Saat zat besi yang dibutuhkan untuk menjaga kadar hemoglobin dalam darah tidak tercukupi, maka anemia bisa terjadi. Padahal, setiap menstruasi, wanita kehilangan 12-15 mg elemen zat besi. Karena itulah, wanita perlu mewaspadai anemia saat menstruasi.

Sebagai usaha pencegahan Anemia Pada Wanita, coba konsumsi makanan berzat besi. Ada hati saping, daging, telur, susu, atau kacang tanah sebagai pilihan. Namun perhatikan bahwa konsumsi tersebut belum tentu cukup. Ini karena daya absorbsi zat besi pada beberapa makanan, seperti telur, susu, dan kacang-kacangan tergolong rendah. Untuk mengatasinya, anda sebaiknya mengombinasikan dengan makanan bervitamin C karena dapat meningkatkan penyerapan zat besi. Cara lain, konsumsi suplemen penambah darah yang praktis.

Penyebab Anemia pada Wanita

Penyebab anemia yang terjadi pada wanita adalah untuk wanita yang sedang masuk usia subur, biasanya akan lebih rentan atau lebih sering mengalami masalah ini, terutama jika disebabkan karena kekurangan darah setiap bulannya di siklus haid. Banyak wanita yang mengalami masalah penyakit anemia di saat sedang hamil. Terdapat berbagai jenis bentuk penyakit anemia yang disebabkan karena kekurangan zat besi yakni adalah :

  1. Anemia kekurangan vitamin
  2. Anemia kekurangan zat besi
  3. Anemia aplastik
  4. Anemia hemolitik
  5. Anemia sel sabut
  6. Dan anemia yang disebabkan karena penyakit kronis serta akibat penyakit sumsum tulang.

Penyebab dari anemia difisiensi besi bisa disebabkan karena kurangnya zat besi untuk tingkat yang lebih besar dibandingkan oleh tingkat normal karena mengalami kehilangan darah yang diakibatkan dari penyakit ambeien atau wasir, polip hidung, tukak lambung, penyakit tumor, dan menstruasi. Diet yang rendah zat besi serta penyerapan yang buruk pada zat besi juga bisa menjadi salah satu penyebab dari anemia untuk jenis ini.

Gejala Anemia Pada Wanita

Gejala atau tanda anemia pada wanita biasanya hampir mirip dengan gejala yang anemia yang terjadi pada pria. Gejalanya yang berbeda semua tergantung dari jenis tertentu serta dari tingkat keparahan pada suatu kondisi atau suatu keadaan. Penyakit anemia ringan mungkin tidak akan memberikan suatu gejala atau hanya menghasilkan suatu gejala yang ringan saja.

Dan berikut beberapa gejala penyakit anemia pada wanita adalah

  1. Kelelahan yang sering
  2. Sesak nafas
  3. Denyut jantung yang terjadi tidak teratur
  4. Sakit kepala atau pusing
  5. Tangan dan kaki yang terasa dingin
  6. Penurunan daya ingat
  7. Kulit pucat
  8. Lebih cepat marah
  9. Sakit kepala
  10. Serta pikun

Jenis penyakit kurang darah atau enmia yang lebih parah misalnya seperti jenis penyakit kurang darah sel sabut yang bisa memproduksi beberapa gejala yang lain misalnya adalah pembengkakan pada kaki dan tangan, penyakut kuning, nyeri atau sakit dibagian dada dan nyei sendi serta masalah pada penglihatan. Penyakit kurang darah hemolitik juga bisa mengakibatkan resiko penyakit kuning, sakit diibagian perut dan juga dibagian tubuh lain. Gejala dari penyakit kutang darah aplastik yang sama atau mirip dengan gejala umum untuk keadaan ini. Selain itu juga bisa mengakibatkan terjadinya gusi berdarah, mimisan dan pembekuan darah yang menjadi lebih lambat.

Cara Mengatasi Penyakit Anemia

Cara mengatasi anemia atau kurang darah secara alami adalah salah satunya dengan mengonsumsi suplemen zat besi yang sangat dibutuhkan oleh penderita kurang darah karena kurangnya asupan zat besi di dalam tubuh. selain itu, diet kaya nutrisi yang mengandung asupan zat besi juga membantu untuk meringankan terjadinya penyakit anemia jenis ini. Penyakit anemia yang disebabkan karena kekurangan vitamin B12, dan juga asam folat yang bisa diobati menggunakan suplemen vitamin ini. Untuk jenis penyakit kurang darah anemia aplastik, transfusi darah atau juga  tindakan transplantasi sumsum tulang sangat di butuhkan dalam tindakan pengobatan. Transplantasi dari sumsum tulang dengan menggunakan jenis obat yang tepat dan kemoterapi yang biasanya dilakukan untuk membantu mengobati penyakit anemia sel sabit bisa meliputi pemberian dari obat antibiotik, transfusi darah, dan juga suplemen dari asam folat. Bisa dilihat dari pengobatan yang biasanya diberikan bisa menjadi sangat bervariasi tergantung dari beberapa jenis anemia yang dialami.

Gejala lainnya yang terjadi misalnya adalah seperti lebih mudah lelah, lemah, dan kurangnya konsentrasi biasanya sering kali dianggap sebagai salah satu bentuk hasil stres fisik dan juga mental.

Anemia Pada Wanita

Posted in Kurang Darah | Tagged , , , , , , , | Leave a comment