Anemia Pada Wanita

Anemia Pada Wanita – Cara tes sederhana mengetahui penyakit anemia adalah dengan telapak tangan atau kuku jari tangan selama satu detik, setelah itu lepaskan dan amati warnanya. Bila telapak tangan atau kuku jari terlihat pucat kebiruan dan tidak segera merah, itu artinya anda mengalami anemia.

Anemia Pada Wanita

Anemia Pada Wanita

Anemia Pada Wanita

Anemia Pada Wanita adalah keadaan dimana kadar hemoglobin dalam tubuh kurang dari normal. Hemoglobin itu sendiri adalah protein dalam sel darah yang membawa oksigen ke dalam seluruh tubuh. Dikatakan anemia bila kadar hemglobinnya kurang dari 12 g/dl. Selain kulit yang menjadi pucat, anemia punya gejala lain. Sebut saja mulai dari pusing dan mata berkunang-kunang, lemah, mudah letih, lesu, mudah mengantuk, atau cepat lelah saat bekerja. Kulit pucat itu sendiri bisa tampak juga dari wajah atau bibir. Hal ini tentu saja akan menganggu penampilan.

Seorang wanita aktif membutuhkan 26 mg zat besi/ hari. Kebutuhan ini lebih  itnggi daripada pria. Saat zat besi yang dibutuhkan untuk menjaga kadar hemoglobin dalam darah tidak tercukupi, maka anemia bisa terjadi. Padahal, setiap menstruasi, wanita kehilangan 12-15 mg elemen zat besi. Karena itulah, wanita perlu mewaspadai anemia saat menstruasi.

Sebagai usaha pencegahan Anemia Pada Wanita, coba konsumsi makanan berzat besi. Ada hati saping, daging, telur, susu, atau kacang tanah sebagai pilihan. Namun perhatikan bahwa konsumsi tersebut belum tentu cukup. Ini karena daya absorbsi zat besi pada beberapa makanan, seperti telur, susu, dan kacang-kacangan tergolong rendah. Untuk mengatasinya, anda sebaiknya mengombinasikan dengan makanan bervitamin C karena dapat meningkatkan penyerapan zat besi. Cara lain, konsumsi suplemen penambah darah yang praktis.

Penyebab Anemia pada Wanita

Penyebab anemia yang terjadi pada wanita adalah untuk wanita yang sedang masuk usia subur, biasanya akan lebih rentan atau lebih sering mengalami masalah ini, terutama jika disebabkan karena kekurangan darah setiap bulannya di siklus haid. Banyak wanita yang mengalami masalah penyakit anemia di saat sedang hamil. Terdapat berbagai jenis bentuk penyakit anemia yang disebabkan karena kekurangan zat besi yakni adalah :

  1. Anemia kekurangan vitamin
  2. Anemia kekurangan zat besi
  3. Anemia aplastik
  4. Anemia hemolitik
  5. Anemia sel sabut
  6. Dan anemia yang disebabkan karena penyakit kronis serta akibat penyakit sumsum tulang.

Penyebab dari anemia difisiensi besi bisa disebabkan karena kurangnya zat besi untuk tingkat yang lebih besar dibandingkan oleh tingkat normal karena mengalami kehilangan darah yang diakibatkan dari penyakit ambeien atau wasir, polip hidung, tukak lambung, penyakit tumor, dan menstruasi. Diet yang rendah zat besi serta penyerapan yang buruk pada zat besi juga bisa menjadi salah satu penyebab dari anemia untuk jenis ini.

Gejala Anemia Pada Wanita

Gejala atau tanda anemia pada wanita biasanya hampir mirip dengan gejala yang anemia yang terjadi pada pria. Gejalanya yang berbeda semua tergantung dari jenis tertentu serta dari tingkat keparahan pada suatu kondisi atau suatu keadaan. Penyakit anemia ringan mungkin tidak akan memberikan suatu gejala atau hanya menghasilkan suatu gejala yang ringan saja.

Dan berikut beberapa gejala penyakit anemia pada wanita adalah

  1. Kelelahan yang sering
  2. Sesak nafas
  3. Denyut jantung yang terjadi tidak teratur
  4. Sakit kepala atau pusing
  5. Tangan dan kaki yang terasa dingin
  6. Penurunan daya ingat
  7. Kulit pucat
  8. Lebih cepat marah
  9. Sakit kepala
  10. Serta pikun

Jenis penyakit kurang darah atau enmia yang lebih parah misalnya seperti jenis penyakit kurang darah sel sabut yang bisa memproduksi beberapa gejala yang lain misalnya adalah pembengkakan pada kaki dan tangan, penyakut kuning, nyeri atau sakit dibagian dada dan nyei sendi serta masalah pada penglihatan. Penyakit kurang darah hemolitik juga bisa mengakibatkan resiko penyakit kuning, sakit diibagian perut dan juga dibagian tubuh lain. Gejala dari penyakit kutang darah aplastik yang sama atau mirip dengan gejala umum untuk keadaan ini. Selain itu juga bisa mengakibatkan terjadinya gusi berdarah, mimisan dan pembekuan darah yang menjadi lebih lambat.

Cara Mengatasi Penyakit Anemia

Cara mengatasi anemia atau kurang darah secara alami adalah salah satunya dengan mengonsumsi suplemen zat besi yang sangat dibutuhkan oleh penderita kurang darah karena kurangnya asupan zat besi di dalam tubuh. selain itu, diet kaya nutrisi yang mengandung asupan zat besi juga membantu untuk meringankan terjadinya penyakit anemia jenis ini. Penyakit anemia yang disebabkan karena kekurangan vitamin B12, dan juga asam folat yang bisa diobati menggunakan suplemen vitamin ini. Untuk jenis penyakit kurang darah anemia aplastik, transfusi darah atau juga  tindakan transplantasi sumsum tulang sangat di butuhkan dalam tindakan pengobatan. Transplantasi dari sumsum tulang dengan menggunakan jenis obat yang tepat dan kemoterapi yang biasanya dilakukan untuk membantu mengobati penyakit anemia sel sabit bisa meliputi pemberian dari obat antibiotik, transfusi darah, dan juga suplemen dari asam folat. Bisa dilihat dari pengobatan yang biasanya diberikan bisa menjadi sangat bervariasi tergantung dari beberapa jenis anemia yang dialami.

Gejala lainnya yang terjadi misalnya adalah seperti lebih mudah lelah, lemah, dan kurangnya konsentrasi biasanya sering kali dianggap sebagai salah satu bentuk hasil stres fisik dan juga mental.

Anemia Pada Wanita


=====================================

>>> K-Link Liquid Chlorophyll Untuk Anemia, Membantu Meningkatkan Jumlah Sel Darah Merah, Menjaga Kadar Hemoglobin Tetap Normal, Meningkatkan Stamina dan Energi Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kurang Darah and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *