Penyakit Anemia

Penyakit Anemia – Jika anda sering merasa cepat lelah, pusing, sakit kepala, penglihatan berkunang-kunang jika berjongkok, sulit berkonsentrasi, dan sakit dibagian dada. Mungkin anda menderita penyakit anemia atau kurang darah .

Penyakit Anemia

Penyakit Anemia terjadi karena kurangnya zat besi dalam tubuh yang menyebabkan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang normal. Padahal tubuh kita membutuhkan nutrisi dalam jumlah yang banyak, salah satunya adalah zat besi.

Penyakit Anemia

Penyakit Anemia

Banyak orang yang tidak menyadari kalau dirinya terkena Penyakit Anemia. Terlebih bila proses terjadinya anemia secara bertahap. Jika ada keluhan, biasanya anemia sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Untuk mengetahuinya, lakukan pemeriksaan darah lengkap.

Dari pemeriksaan ini dapat diketahui, kadar hemoglobin jumlah dan bentuk eritrosit, dan kondisi hematokrit. Pemeriksaan dengan alat otomatis Electronic Cell Counter yang canggih akan memberikan data yang lebih lengkap. Bila zat besi dalam tubuh tidak sesuai kebutuhan, maka akan terjadi anemia. Kurangnya zat besi dalam tubuh bisa terjadi karena berbagai sebab.

Pada bayi, kemungkinan disebabkan oleh prematuritas, atau bayi yang terlahir dari seorang ibu yang menderita kekurangan zat besi.

Pada anak-anak, bisa disebabkan oleh asupan makanan yang kurang mengandung zat besi. Sedangkan pada orang dewasa kekurangan zat besi disebabkan oleh pendarahan menahun ata berulang-ulang, yang bisa berasal dari semua bagian tubuh.

Sering lupa makan, kurang tidur, dan terlalu capai, juga merupakan sebagian dai penyebab anemia. Kondisi bisa bertambah parah bila asupan makanan tidak memenuhi gizi yang cukup.

Gejala Penyakit Anemia

Dibawah ini beberapa gejala dari penyakit anemia atau kurang darah adalah ;

  1. Mengalami kelelahan
  2. Lemah dan cepat lelah
  3. Mudah mengantuk
  4. Susah tidur
  5. Sesak nafas
  6. Sakit kepala
  7. Kaki serta tangan yang terasa dingin
  8. Hilang kesadaran
  9. Detak jantung yang berdetak cepat disaat sedang melakukan aktivitas
  10. Sakit pada dada
  11. Penurunan pada daya ingat.

Namun tidak semua gejala anemia atau kurang darah diatas jelas, terutama adalah pada mereka yang berusia muda atau secara fisik tidak terlihat dalam keadaan sehat, padahal tingkat dari kadar hemoglobin bisa jatuh dengan lebih signifikan tanpa menunjukkan adanya suatu gejala anemia sama sekali. Untuk kasus yang lainnya, gejala penyakit anemia bisa menjadi berkembang secara perlahan dalam beberapa bulan atau juga dalam beberapa tahun.

Pemeriksaan Penyakit Anemia

Untuk Anda yang mengalami masalah atau keluhan seperti gejala diatas, maka lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut mengenai gejala yang dirasakan apakah Anda benar mengalami penyakit anemia atau kurang darah atau merupakan salah satu gejala penyakit lain yang mirip. Atau juga disaat Anda dalam keadaan sehat tanpa menunjukkan suatu gejala anemia, tetapi disaat Anda sedang melakukan donor darah, biasanya Anda akan diperiksa terlebih dahulu tingkat kadar hemoglobinnya dan jika hemoglobin Anda rendah maka Anda tidak bisa melakukan donor darah dan harus melakukan  tindakan pengobatan terlebih dahulu.

Beberapa pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis penyakit anemia atau kurang darah adalah:

  1. Pemeriksaan fisik
    Pemeriksaan jantung misalnya adalah frekuensi dari detak jantung, irama jantung, paru-paru atau sistem pernapasan, dan hati serta limpa.
  2. Pemeriksaan darah lengkap atau CBC
    Pemeriksaan ini dilakukan dengan tujuan untuk mmebantu menghitung jumlah dari sel darah merah, tingkat kekentalan darah atau hamtokrit, hemoglobin atau Hb.
    Nilai yang normal dari acuan orang dewasa adalah :
    – Nilai normal hematokrit pada pria adalah sekitar 38,8 – 50 persen, dan wanita 34,9-44,5 persen
    – Nilai normal dari hemoglobin pria adalah 13,5 – 17,5 gram per desiliter, dan pada wanita sebanyak 12-15,,5 gram per desiliter.
  3. Pemeriksaan pada ukuran serta bentuk dari sel darah merah
    Beberapa sel darah merah juga terlibat dalam pemeriksaan. Pemeriksaan ukuran, bentuk dan juga warna. Selain itu juga pemeriksaan ini bisa membantu untuk menentukan dan menegakkan diaganosis, sebagai contohnya adalah pada kasus penyakit anemia defisiensi besi, sel darah merah yang bentuknya lebih kecil dan warnanya yang lebih pucat dibandingkan dengan keadaan normal. Dalam kasus penyakit anemia kurang darah defisiensi vitamin, sel darah merah yang berukuran lebih besar dan juga jumlahnya yang sedikit.

Cara Menghilangkan Penyakit Anemia

Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit anemia atau kurang darah secara alami adalah :

  1. Menggunakan daun kacang panjang
    Ambillah daun kacang panjajng sengenggam tangan Anda
  2. Kemudian cucilah sampai bersih
  3. Setelah itu asapkanlah atau usapkanlah sebentar
  4. Makanlah sebagai lalap disaat makan siang dan makan malam

Selain dengan menggunakan daun kacang panjang, Anda bisa menggunakan jahe merah kering :

  1. Sediakanlah paling tidak 5 gram jahe merah kering
  2. Kemudian cucilah jahe merah sampai bersih
  3. Irisloah dan setelah itu rebuslah dengan menggunakan 5 gelas air matang sampai air yang tersisa adalah 3 gelas saja.
  4. Minumlah paling tidak 3 kali sehari dengan dosis minum persekali 3 gelas.

Selain obat herbal tersebut, cara mengatasi kurang darah atau penyakit anemia adalah dengan buah tomat. Buah tomat mengandung zat besi paling tidak sebanyak 3,39 mg dalam secangkir tomat. Dan tentu hal ini merupakan salah satu cara yang baik untuk penderita penyakit anemia. Masalah kekurangan darah akan bisa diatasi dengan baik jika mengonsumsi buah tomat dengan baik.

Penyakit Anemia


=====================================

>>> K-Link Liquid Chlorophyll Untuk Anemia, Membantu Meningkatkan Jumlah Sel Darah Merah, Menjaga Kadar Hemoglobin Tetap Normal, Meningkatkan Stamina dan Energi Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kurang Darah and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>